![]() |
| sumber: |
Beberapa hari yang lalu, kampus resmi mengumumkan siapa mahasiswa barunya yang diterima dari sekolah - sekolah menengah. Walaupun masih setengahnya, riuh suka cita bagi mereka yang diterima di universitas impian mereka, kata-kata kecewa karena belum diterima, dan ucapan selamat serta semangat menghiasi dunia nyata dan media sosial beberapa hari belakangan. Akan tetapi, bagi mereka yang diterima, kegembiraan itu lenyap, dengan pertanyaan “Berapa kami harus membayar uang kuliah?”
Berapa
kami harus membayar uang kuliah?
Pertanyaan
singkat memang, tapi setidaknya pertanyaan inilah yang memunculkan beragam
pandangan tentang permasalahan kompleks perguruan tinggi saat ini. Dengan
diberlakukannya sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) misalnya, sistem yang
seharusnya menyebabkan biaya kuliah semakin murah justru dijadikan kesempatan
oleh kampus untuk menaikkan biaya kuliah yang semakin mencekik finansial
mahasiswa dan keluarganya.


