Senin, 30 Maret 2015

Konstruksi Opini Publik di Media Sosial*

sumber: kapita-fikom-untar-915080119.blogspot.com
Kecendrungan perilaku, sikap, dan pandangan atas sebuah kejadian hingga pendapat tentang sebuah peristiwa tak lepas dari pengaruh opini publik. Terlebih saat ini, opini publik menjadi pilar baru dalam demokrasi setelah eksekutif, legislatif, yudikatif, bahkan setelah pers atau media massa. Tak jarang akhirnya, hobi seseorang, hubungan sosial, pandangan akan sesuatu, serta kebijakan – kebijakan lainnya muncul dari opini publik yang bertarung di akar rumput ataupun di media sosial.

Sebagai contoh, ialah perdebatan mengenai kenaikan harga BBM akhir tahun 2014 ataupun kenaikan pertamax di minggu-minggu ini diperbincangkan pula di berbagai media sosial seperti facebook, twitter, line, kaskus, dan semacamnya yang tak jarang akan membentuk opini publik di dunia nyata. Contoh lainnya yang cukup hangat ialah berbagai tagar #saveKPK dan #saveSepakbolaIndonesia, bahkan hingga meme menarik tentang #saveHajiLulung serta tentang kisah-kisah heroik supir taksi di Ibukota yang saling berlomba untuk menyandang gelar trending topic di twitter ataupun share terbanyak di facebook.