Jumat, 05 September 2014

Mari Menulis Kembali

Layaknya Peterpan yang berganti nama menjadi Noah, layaknya Unibraw ganti singkatan menjadi UB, begitu pula sebuah blog yang terpaksa harus terganti, karena sesungguhnya benar kata Ariel bahwa tak ada yang abadi, cieeeeeee 
Hai blogger's mania, what's up bro, check this out (*ngomong sambil pakai nadanya Boy William)
Berat rasanya memutuskan blog yang hampir 3 tahun menemani perjalanan kehidupan seorang anak manusia terpaksa diakhiri. Blog yang mengawali perjalanan kepenulisan pada Oktober 2011 dan terakhir kali posting April 2014 harus ditutup karena satu dan lain hal. Hampir 3 tahun dengan jenis tulisan yang beragam mulai dari copas-an tugas kuliah, celotehan tentang kisah persahabatan, rubrik inspirasi yang tidak inspiratif, dan curcol tengah malam dari penulis. 
Sedikit banyak, tutupnya blog sebelumnya tidak kalah mengharukan bagi penulis dibandingkan bubarnya ST12 dan bergantinya nama grup band fenomenal Peterpan. Singkat cerita, bergantinya blog dari silverwayspratama.blogspot.com menjadi catatansilverways.blogspot.com merupakan upaya re-branding dalam istilah komunikasi pemasaran. Beberapa penyebab utamanya karena ketidakpas-an tema blog, ciri khas beberapa tulisan, dan permintaan menulis yang lebih baik dari dalam diri sendiri maupun orang lain. Akhirnya penulis merasa blog perlu di re-branding.
Awalnya sempat kebingungan pula menentukan gaya penulisan dan tema besar apa yang dimasukkan dalam blog yang baru ini. Sempat terpikir membuat blog yang berisi opini-opini berat penulis, ataupun memasukkan unsur sastra ataupun berita. Akhirnya penulis sadar bahwa bukan passion-nya untuk menulis seperti itu. Perlunya konsistensi yang berlebih untuk melakukan hal tersebut. Wah wah, keputusan berat pun telah dipilih.

Blog catatan silver ways nantinya akan hadir dengan beragam rubrik, diantaranya Catatan Berat, Tulisan Lepas , 100 Orang Berpengaruh, Dunia Mahasiswa, Opini Komunikasi dan beberapa rubrik lainnya. So, jangan lewatkan dan ikuti blog ini ya. Selamat datang dan Mari Menulis Kembali.

2 komentar: